Bagaimana Cara Melakukan Cornering yang Benar Ketika Menikung

Sudahkah Anda tahu apa itu cornering sebenarnya? Dalam bahasa Indonesia, cornering artinya adalah menikung. Bagi Anda yang sering melakukan riding dan menggemari balapan motoGP, tentu sudah sering mendengar istilah tersebut. Skill ini juga sering Anda jumpai pada ajang road race. Bagi yang masih belajar skill cornering, sebaiknya tidak melakukannya di jalan umum karena bisa membahayakan pengendara lainnya.

Pengertian dan Definisi Apa Itu Cornering Pada Tikungan

apa itu pengertian dan definisi cornering

Cornering juga sering disebut dengan BR atau Belok Rebah, karena memang posisi badan merebah ke aspal ketika berbelok. Skill ini menjadi ilmu dasar bagi Anda yang bergelut di bidang road race dan Grand Prix. Terutama bagi rider profesional wajib menguasai skill ini dengan rajin melakukan latihan secara terus menerus.

Cornering merupakan teknik melahap tikungan dalam kecepatan tinggi. Untuk melakukannya, maka rider merebahkan posisi badan dan motor hingga menjadi miring. Pebalap moto GP sering melakukan teknik ini.

Di dunia balap, cornering menjadi manuver yang menegangkan bagi rider pemula. Pasalnya, untuk menguasainya perlu dilakukan dengan terus menerus hingga terampil. Anda juga perlu mengetahui bahwa resiko cedera akibat gagal cornering juga cukup tinggi.

Apakah Sama Arti Cornering dan Kneedown?

beda cornering dan kneedown

Pada dasarnya, cornering dan kneedown sama-sama teknik menikung dalam balapan motor. Akan tetapi, ada perbedaan yang mencolok pada kedua skill tersebut.

Bisa dikatakan bahwa jika Anda ingin menguasai kneedown, maka harus terampil pada cornering dahulu. Kneedown sendiri merupakan teknik menikung dimana lutut rider turun menapak. Pebalap Moto GP profesional tentu menguasai teknik tersebut.

Pada dasarnya, cornering dan kneedown adalah dua skill yang berbeda. Kneedown sudah pasti terjadi setelah melakukan cornering namun cornering tidak harus kneedown.

Sebelum melakukan kedua skill tersebut, sebaiknya Anda melakukan scaning arena balapan terlebih dahulu. Hal ini penting untuk bisa membaca rintangan yang ada di depan termasuk apa saja yang ada di jalan atau di tikungan.

Pemahaman yang Benar Tentang Cornering

pemahaman yang benar tentang cornering

Pemilik motor sport sering kali melatih diri mereka dengan skill cornering. Namun perlu dipahami bahwa mencoba skill ini tidak boleh dilakukan di jalanan yang traffic-nya ramai. Yang paling tepat, Anda sebaiknya melatih skill cornering di arena sirkuit yang sudah dibuat khusus untuk aksi speeding maupu cornering para rider.

Untuk melakukan cornering tidaklah sembarangan. Dalam hal ini, Anda harus memperhatikan posisi badan. Jadi, misal motor Anda belok kiri, maka posisi setang harus  tetap. Biarkan gerak tubuh yang mengendalikannya. Posisi badan Anda cenderung direbahkan dengan menarik bahu kiri ke dalam, menjepit tangki dengan kaki kanan dan menekan footstep menggunakan kaki sebelah kiri.

Pada skill cornering juga dibutuhkan kemampuan indra penglihatan atau mata yang digunakan sebagai acuan kapan Anda harus merebahkan badan serta menaikkan kembali jika sudah keluar tikungan.

Tips dan Trik Cara Melakukan Cornering yang Benar

tips dan cara melakukan cornering

Untuk bisa menjadi rider profesional pada ajang balap, maka kemampuan cornering wajib dimiliki. Untuk itu, pahami teknik dan tips melakukan skill tersebut. Berikut ini adalah beberapa trik yang bisa Anda coba lakukan di tempat yang tepat :

Proses downshiftting (turun gigi)

Lakukan proses ini dengan terlebih dahulu menggunakan rem depan belakang serta menurunkan grip gas. Setelah itu, turunkan kecepatan sebelum motor mencapai tikungan.

Saat motor Anda masih bertenaga serta melaju lurus, pastikan dulu kopling sudah dilepas. Grisp gas juga harus sudah stabil sebelum Anda mencapai tujuan selanjutnya.

Proses out to in

Arahkan motor Anda dari bagian luar jalan untuk mengarah ke sisi dalam tikungan atau disebut juga dengan out to in. Istilah tersebut disebut juga dengan ancang-ancang saat akan sampai di tikungan.

Jika Anda mengendarai motor di jalan raya maka terdapat dua arah yaitu jalan kiri dan kanan. Jadi, ketika motor Anda memasuki tikungan ke kanan, maka bagian luar tikungan adalah bahu atau pinggir jalan tersebut. Namun, sisi dalam adalah yang mendekati namun tidak melewati marka tengah jalan. Begitu juga sebaliknya.

Prinsip yang digunakan dalam out to in ini bisa memberi keuntungan bagi rider karena memberi ruang dan sudut pandang yang luas saat cornering. Out to in ini sangat diperlukan agar sukses saat menikung.

Perhatikan body steering

Anda harus menggeser titik beban tubuh saat menikung. Istilahya dalam dunia balap adalah body steering. Teknik ini tergantung pada lintasan yang Anda gunakan, apakah jalan raya atau sirkuit.

Jika Anda berkendara di jalan raya, posisi badan atau pantat jangan terlalu bergelantungan. Hal ini bisa menyulitkan Anda untuk melakukan manuver. Dengan demikian, maka Anda bisa terhindar dari kecelakaan jika ada gangguan atau bahaya yang mendadak di jalan raya saat cornering. Anda hanya perlu menggeser posisi duduk menjadi lebih condong ke dalam tikungan.

Mengarahkan pandangan ke tikungan

Anda perlu menengok atau memutar kepala untuk mengarahkan pandangan jauh ke depan, khususnya ke bagian jalan yang akan dilewati. Perlu ditekankan bahwa saat Anda melaju maka Anda akan cenderung melaju ke arah mana yang akan dilewati. Jadi, saat akan menikung, maka lihat ke arah tikungan.

Counter steering

Anda perlu menekan setang ke arah tikungan yang ingin dilalui terutama saat menengokkan kepala. Proses tersebut disebut dengan counter steering. Cara ini bisa dilakukan dengan mudah yaitu dengan menekan atau mendorong setang kiri jika ingin menikung ke arah kiri, begitu juga sebaliknya. Counter steering ini menjadi dasar yang utama dalam mengendalikan motor yang digunakan.

Grip gas motor

Lakukan grip motor saat motor sudah merebah atau menikung. Buka sedikit grip motor dengan lembut dan teratur yang tujuannya menjaga kestabilan dan kecepatan motor agar tidak terjadi perlambatan. Jadi, motor yang Anda kendarai bisa tetap stabil.

Kesalahan yang harus Anda hindari adalah membuka grip gas secara mendadak dalam tikungan. Pasalnya, hal ini justru bisa mengagetkan motor dan membebani suspensi serta ban depan. Resikonya adalah bisa terjadi lowside atau tergelincir akibat posisi ban belakang tidak bisa ngegrip aspal lagi.

Memindahkan posisi badan

Pindahkan kembali posisi berat badan ke tengah jok jika sudah memasuki titik keluar tikungan. Hal ini bertujuan untuk mempermudah menegangkan motor kembali.

Saat keluar dari tikungan

Saat Anda keluar dari tikungan, Anda bisa tarik grip gas kembali dengan memacu motor Anda. Dengan demikian, Anda bisa berakselerasi dengan kecepatan maksimum.

Dalam balapan sesungguhnya, skill gas, transmisi, cornering dan pemahaman akan motor yang dimiliki adalah kunci untuk bisa menang. Maka, lakukan latihan terus menerus hingga skill Anda telatih dan terbiasa dengan motor yang akan digunakan saat balapan. Maka, pahami apa itu cornering dan juga trik melakukannya.

Motor sendiri adalah alat transportasi yang sering digunakan di Indonesia. Selain itu, motor juga digunakan dalam olahraga otomotif. Salah satu motor yang digunakan adalah pabrikan motor yamaha.

Motor ini bisa Anda beli di dealer resmi yamaha Fortuna Motor. Kami berikan penawaran terbaik untuk pembelian cash maupun kredit. Ada DP rendah dan cicilan ringan bagi Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *